Ambulans Terbatas, Jalan Rawan Kecelakaan Disorot DPRD Berau

Berita

HALOBERAU – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Berau menjadi perhatian serius DPRD. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menyoroti minimnya ketersediaan ambulans, khususnya layanan Ambulans Gawat Darurat (AGD) 118, yang dinilai belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, layanan AGD 118 memiliki peran penting dalam penanganan medis pra-rumah sakit, terutama bagi korban kecelakaan di wilayah yang jauh dari fasilitas kesehatan.

“Ambulans selalu kurang,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, tingginya permintaan layanan tidak sebanding dengan jumlah armada yang tersedia saat ini. Akibatnya, tidak semua kebutuhan darurat dapat ditangani secara cepat.

“Permintaan banyak, tapi belum bisa semua dipenuhi,” katanya.

Karena itu, Sumadi mendorong pemerintah daerah untuk menambah jumlah ambulans, termasuk memperkuat layanan AGD 118, agar respons terhadap kondisi darurat bisa lebih optimal.

“Harapan kita Pemda bisa lebih banyak menyediakan ambulans,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang dinilai turut berkontribusi terhadap tingginya angka kecelakaan. Menurutnya, peningkatan kualitas jalan harus menjadi prioritas bersama, baik oleh pemerintah daerah maupun provinsi.

“Jalan yang lebih baik sangat dibutuhkan untuk keselamatan,” jelasnya.

Salah satu titik yang disoroti adalah jalur Kelay yang dinilai sempit dan berisiko tinggi. Ia menilai pelebaran jalan menjadi langkah penting untuk mengurangi potensi kecelakaan.

“Jalan di Kelay itu terlalu sempit,” katanya.

Ia bahkan mengusulkan pemisahan jalur antara kendaraan roda dua dan roda empat sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

“Kalau bisa jalan motor dan mobil dipisah,” tandasnya.

Sumadi menegaskan, penambahan armada ambulans serta perbaikan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan mendesak yang harus menjadi prioritas dalam pembahasan anggaran, baik tahun ini maupun tahun mendatang. (Adv/ed*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *