HALOBERAU – Sebanyak 43 kader Posyandu Kampung Tepian Buah mengikuti kegiatan Orientasi ASI Eksklusif dan Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) yang diselenggarakan selama dua hari, pada 2–3 Juni 2026, di Balai Adat Kampung Tepian Buah, Kecamatan Segah.
Kegiatan ini merupakan inisiatif Puskesmas Tepian Buah yang mendapat dukungan dari PT Berau Coal bersama mitra kerja PT Bumi Artlantis Raya dan PT Mutiara Tanjung Lestari sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas kader posyandu dalam mendukung percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Berau.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai ASI Eksklusif. Sementara pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan teori dan praktik penyusunan dan pembuatan menu PMBA yang disesuaikan dengan kelompok usia anak.
Program serupa juga akan dilaksanakan bagi kader posyandu kelompok lain di lingkup wilayah Puskesmas Tepian Buah, pada 4–5 Juni 2026 di Pendopo Kampung Bukit Makmur. Secara keseluruhan, kegiatan ini menyasar kader-kader dari wilayah kerja Puskesmas Tepian Buah yang mencakup 15 posyandu dengan jumlah kader sekitar 10 hingga 20 orang di setiap posyandu.
Community Based Development Manager PT Berau Coal, Reza Hermawan, menjelaskan bahwa dukungan terhadap kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.
“Peningkatan kapasitas kader posyandu menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung kesehatan ibu dan anak di tingkat kampung. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat pengetahuan dan keterampilan kader sehingga edukasi mengenai ASI eksklusif, pemenuhan gizi, serta pencegahan stunting dapat tersampaikan dengan baik dimasyarakat,” ujar Reza.
Menurutnya penguatan kapasitas kader ini sangat penting, karena kader adalah ujung tombak dalam pengganan langgsung di masyarakat
“Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan kualitas anak anak kita di masa depan. Melalui sinergi ini harapannya dapat membawa manfaat jangka panjang kedepannya”
Penanggung Jawab Program Gizi Puskesmas Tepian Buah, Rida Septika, menyampaikan apresiasi kepada PT Berau Coal dan mitra kerja atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi.
“Di tengah efisiensi anggaran yang terjadi baik di tingkat kampung maupun dinas kesehatan, dimana target-target program tetap harus dicapai. Salah satu indikator yang harus dipenuhi adalah peningkatan jumlah kader yang mendapatkan orientasi dan pelatihan. Tentunya kegiatan seperti ini membutuhkan dukungan dari pihak lain” ungkap Rida.
Ia menambahkan bahwa dukungan yang diberikan PT Berau Coal dan mitra kerja memungkinkan kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.
“Alhamdulillah, saat kami mengajukan dukungan, PT Berau Coal memberikan respons yang sangat positif sehingga kegiatan ini bisa terlaksana. Terima kasih kepada PT Berau Coal dan mitra kerja. Harapan kami, manfaat kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh kader posyandu, tetapi juga dapat memberikan dampak yang luas bagi masyarakat” tambahnya.
Sebelumnya, PT Berau Coal juga telah memberikan dukungan alat alat untuk menunjang tata laksana penanganan balita gizi buruk di Puskesmas Tepian Buah, termasuk bantuan peralatan yang digunakan dalam pembuatan susu F-100 untuk program gizi.
Ketua Kader Posyandu Melati Sari, Kampung Gunung Sari, Maratu Soleha, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, materi mengenai ASI eksklusif dan pemberian makanan tambahan sangat bermanfaat bagi kader dalam menjalankan tugas pendampingan kepada masyarakat.
“Kegiatan ini sangat baik dan memberikan banyak pengetahuan baru bagi kader posyandu. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan semoga juga dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam kegiatan serupa,” tuturnya. (Adv/bc/ed*)
