HALOBERAU – Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi Parasian Mangunsong menegaskan tekanan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah tahun ini tidak boleh menjadi alasan menurunnya kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).
Menurutnya, kondisi keterbatasan anggaran justru harus dijadikan tantangan untuk menghadirkan inovasi serta meningkatkan efektivitas kerja di setiap OPD.
“Kondisi keterbatasan anggaran perlu dipandang sebagai tantangan, bukan hambatan,” ujarnya.
Rudi menilai situasi tersebut dapat menjadi momentum bagi OPD untuk menyusun strategi kerja yang lebih terarah, efisien, dan tepat sasaran, terutama dalam menentukan program prioritas yang benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Ia menekankan pentingnya perencanaan dan evaluasi dalam menjaga kualitas kinerja di tengah keterbatasan anggaran.
“Dengan anggaran terbatas pun, kinerja tetap harus maksimal. Kuncinya ada di perencanaan dan evaluasi,” katanya.
Dalam rapat evaluasi sebelumnya, legislator itu menyoroti capaian Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Berau yang dinilai mampu mempertahankan kinerja meski berada di tengah tekanan fiskal. Hal itu terlihat dari serapan anggaran yang disebut mencapai 98 persen.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan anggaran tidak selalu menjadi penghambat, melainkan dapat menjadi pemicu untuk bekerja lebih optimal.
Di sisi lain, Dinas Pariwisata Berau juga diminta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai kendala yang dihadapi agar target kunjungan wisatawan tahun 2026 dapat tercapai lebih baik.
Rudi menilai sektor pariwisata masih memiliki potensi besar dalam mendongkrak pendapatan daerah sehingga perlu terus diperkuat meski dalam kondisi fiskal yang terbatas.
“Kita berharap target kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, bisa lebih maksimal dibanding tahun sebelumnya,” ucapnya.
Ia pun optimistis kondisi fiskal yang menantang ini hanya bersifat sementara. Dengan komitmen dan kerja sama semua pihak, pembangunan di Kabupaten Berau diyakini tetap dapat berjalan sesuai harapan.
“Ini tantangan bersama. Jangan jadikan keterbatasan sebagai alasan untuk melemah. Kita harus bisa melewati ini,” tutupnya. (Adv/ed*)
