DPRD Nilai Maratua Layak Terima Porsi Pembangunan Lebih Besar dari PAD

Berita

HALOBERAU – Besarnya kontribusi sektor pariwisata Pulau Maratua terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Berau kembali menjadi perhatian legislatif. Anggota DPRD Berau, Abdul Waris, menilai sudah saatnya sebagian pendapatan yang dihasilkan dari kawasan tersebut diprioritaskan kembali untuk mendukung pembangunan di wilayah setempat.

Ia mengungkapkan bahwa Maratua memberikan sumbangsih signifikan terhadap PAD, terutama dari aktivitas resort yang beroperasi di sana. Dari total PAD sekitar Rp10 miliar, kontribusi dari satu resort disebut berkisar antara Rp4 hingga Rp5 miliar.

“Maratua itu menyumbang PAD sekitar 4 sampai 5 miliar ke Kabupaten Berau per resort dari total 10 miliar PAD yang dimiliki. Kalau PAD itu dikembalikan untuk pembangunan skala kecil di sana, saya kira pemerintah juga tidak akan rugi,” ujarnya.

Menurutnya, pengalokasian kembali sebagian pendapatan tersebut dapat difokuskan pada pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata. Ia mencontohkan penguatan jaringan telekomunikasi maupun penyediaan fasilitas Wi-Fi di sekitar kawasan resort untuk menunjang kenyamanan wisatawan.

“Misalnya penguat sinyal atau Wi-Fi dibangun dekat resort-resort di sana, tidak masalah. Justru semakin banyak orang datang, maka PAD-nya juga kembali ke daerah,” tegasnya.

Sebagai legislator dari daerah pemilihan pesisir, ia berpandangan bahwa kebijakan tersebut perlu dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) agar dapat diformulasikan dalam skema anggaran yang tepat.

“Menurut saya TAPD bersama Bapelitbang, kembalikan saja PAD mereka untuk pembangunan di sana. Apalagi kemarin ada temuan dari BPK terkait kinerja, ini harus jadi perhatian,” katanya.

Ia juga menyoroti besarnya potensi ekonomi Maratua dengan sekitar 20 resort yang beroperasi.

“Kntribusi miliaran rupiah, jadi menurut kami, pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pendukung pariwisata di kawasan tersebut sudah selayaknya menjadi prioritas agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat,” tandasnya. (Adv/ed*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *