HALOBERAU – Kepedulian terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, terus mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Salah satunya datang dari FIFGROUP Cabang Berau yang menyalurkan bantuan sosial melalui program Dana Sosial Syariah FIFGROUP Peduli kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Berau.
Bantuan diserahkan secara simbolis di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Berau oleh Kepala Cabang FIFGROUP Berau, Deddy Yuria Pranata Damanik.
Bantuan tersebut berupa sejumlah kebutuhan logistik, di antaranya sembako, minuman, dan vitamin untuk menunjang stamina para petugas yang hingga kini masih terus berjibaku menangani karhutla di sejumlah wilayah Berau.
“Kegiatan CSR ini sebenarnya merupakan agenda rutin tahunan kami yang menyasar masyarakat di lingkungan Ring 1 kantor. Namun, melihat situasi darurat karhutla saat ini, kami memutuskan untuk mengalihkan bantuan kepada para petugas pemadam. Merekalah garda terdepan yang berjuang mengendalikan api di lapangan, sehingga dukungan logistik sangat dibutuhkan,” ujar Deddy.
Sementara itu, Sekretaris Disdamkarmat Berau, Hery Irawan, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan FIFGROUP. Menurutnya, dukungan logistik tersebut sangat berarti bagi petugas yang berada di lapangan.
“Terima kasih banyak kepada FIFGROUP atas bantuan logistik ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Hery mengatakan, hingga saat ini masih terdapat sejumlah titik api yang menjadi prioritas penanganan, di antaranya di Kecamatan Sambaliung, Teluk Bayur, Pulau Derawan, serta beberapa wilayah pesisir lainnya.
Menurutnya, salah satu tantangan dalam penanganan karhutla saat ini adalah kondisi medan. Sejumlah lokasi kebakaran berada cukup jauh di dalam kawasan hutan sehingga sulit dijangkau kendaraan. Selain itu, sumber air juga berada cukup jauh dari lokasi kebakaran.
“Masih ada beberapa titik api yang menjadi prioritas kami, seperti di Kecamatan Sambaliung, Teluk Bayur, Pulau Derawan dan beberapa kecamatan di daerah pesisir. Tantangan saat ini adalah akses masuk ke dalam hutan yang tidak bisa dilalui kendaraan serta jarak sumber air yang terlalu jauh dari lokasi api,” jelasnya.
Dukungan dari FIFGROUP diharapkan dapat membantu kebutuhan logistik para petugas selama menjalankan tugas di tengah kondisi karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Berau.
Sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam penanganan karhutla juga diharapkan terus terjalin, sehingga upaya pemadaman dapat berjalan lebih maksimal dan masyarakat dapat segera terbebas dari ancaman asap serta kebakaran. (Jj*)
