DPRD Soroti Kesiapan Layanan dan Legalitas

Berita

HALOBERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menargetkan pengoperasian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru di Jalan Sultan Agung, Tanjung Redeb pada 20 atau 21 Mei 2026. Menjelang pembukaan tersebut, DPRD Berau mengingatkan agar seluruh aspek kesiapan benar-benar dimatangkan demi menjamin kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam rapat dengar pendapat yang digelar pada Senin (27/4/2026) lalu, DPRD menekankan pentingnya persiapan menyeluruh, mulai dari sarana dan prasarana, ketersediaan sumber daya manusia, hingga penyelesaian izin operasional.

Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menegaskan bahwa legalitas operasional menjadi aspek krusial yang tidak boleh diabaikan. Menurutnya, kelengkapan perizinan akan berdampak langsung pada kepercayaan publik serta kelancaran pelayanan rumah sakit.

“Legalitas ini sangat penting. Jangan sampai setelah dibuka justru menimbulkan persoalan di tengah masyarakat, apalagi ini menyangkut pelayanan kesehatan yang sifatnya vital,” ujarnya.

Selain itu, DPRD juga menyoroti kesiapan kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Elita mengingatkan agar seluruh administrasi terkait layanan jaminan kesehatan dapat diselesaikan sebelum operasional dimulai, sehingga masyarakat tidak mengalami kendala saat mengakses layanan medis.

“Jangan sampai ada pasien yang terhambat hanya karena persoalan administratif. Semua harus sudah tuntas sebelum rumah sakit ini dibuka,” tegasnya.

Ia menambahkan, kehadiran RSUD baru tersebut diharapkan mampu menjawab berbagai keluhan masyarakat terkait kualitas layanan kesehatan yang selama ini dirasakan. Dengan fasilitas yang lebih representatif, manajemen rumah sakit dituntut memberikan pelayanan yang sebanding.

“Bangunannya sudah megah, tentu harus diikuti dengan kualitas layanan yang maksimal. Ini menjadi harapan besar masyarakat Berau,” katanya.

DPRD juga mendorong adanya transparansi terkait progres kesiapan operasional kepada publik. Hal ini dinilai penting agar masyarakat mengetahui sejauh mana kesiapan layanan yang akan diberikan.

Dengan bertambahnya fasilitas layanan kesehatan milik pemerintah daerah, Elita berharap berbagai keluhan masyarakat dapat ditekan secara signifikan, sekaligus meningkatkan tingkat kepuasan terhadap pelayanan kesehatan di Berau.

“Kalau semua dipersiapkan dengan baik, kami optimistis kualitas layanan meningkat dan keluhan masyarakat bisa berkurang drastis,” pungkasnya. (Adv/ed*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *