HALOBERAU – DPRD Berau menyoroti tingkat kenyamanan pengunjung di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) yang dinilai masih perlu ditingkatkan, khususnya pada sirkulasi udara di area dalam pasar.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman, mengatakan kondisi udara di zona basah pasar kerap dikeluhkan, baik oleh pedagang maupun pembeli.
“Keluhan ini sudah sering disampaikan pedagang,” ujarnya.
Menurutnya, aroma menyengat dari komoditas seperti ikan, ayam, dan daging menjadi salah satu faktor yang membuat pengunjung kurang nyaman saat berbelanja.
“Kalau sirkulasi udara diperbaiki, tentu pengunjung lebih nyaman,” tegasnya.
Sebagai solusi, ia mengusulkan pembenahan sistem ventilasi, termasuk pemasangan blower udara agar aliran udara lebih lancar dan bau tidak sedap dapat diminimalkan.
“Blower bisa jadi solusi untuk memperbaiki sirkulasi,” katanya.
Sakirman menilai kenyamanan menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing pasar tradisional, terutama di tengah menjamurnya toko modern.
“Kalau pasar bersih dan nyaman, aktivitas jual beli akan meningkat,” jelasnya.
Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah melalui pengelola pasar untuk segera melakukan evaluasi fasilitas serta mengusulkan dukungan anggaran guna perbaikan sarana.
“Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga menyangkut keberlangsungan ekonomi para pedagang,” tandasnya.
Ia menambahkan, DPRD Berau siap mendukung kebijakan pemerintah daerah yang berfokus pada peningkatan fasilitas publik demi kenyamanan masyarakat.
“Harapan kami, pembenahan ini bisa segera direalisasikan agar pasar tradisional tetap menjadi pilihan utama masyarakat,” pungkasnya. (Adv/ed*)
