Gamalis Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Berau Siapkan Peta Baru Arah Pembangunan

Berita

HALOBERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mulai mempersiapkan fondasi data yang lebih kuat untuk merancang arah pembangunan ekonomi di masa depan. Langkah itu ditandai dengan pencanangan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang secara resmi dibuka Wakil Bupati Berau, Gamalis, di Ruang Rapat Bapelitbang, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung pada 15 Juni hingga 30 Agustus 2026. Pemerintah berharap sensus ini mampu menghadirkan gambaran utuh mengenai kondisi perekonomian daerah sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Gamalis menegaskan bahwa keberadaan data yang akurat kini menjadi kebutuhan mutlak di tengah perubahan ekonomi yang berlangsung begitu cepat akibat berbagai disrupsi global maupun perkembangan teknologi.

“Data yang valid menjadi fondasi penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan. Tanpa data yang kuat, pemerintah akan kesulitan menentukan langkah yang tepat untuk menjawab tantangan ekonomi yang terus berubah,” ujarnya.

Menurutnya, hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya tidak hanya menjadi bahan evaluasi kondisi ekonomi saat ini, tetapi juga menjadi kompas dalam membaca arah perkembangan ekonomi Kabupaten Berau ke depan. Data tersebut akan digunakan sebagai acuan dalam menyusun berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Berbeda dengan pelaksanaan sensus sebelumnya, SE2026 hadir dengan cakupan yang lebih luas. Selain memotret sektor ekonomi konvensional, sensus kali ini juga akan menjangkau sektor ekonomi digital, ekonomi lingkungan, hingga ekonomi kreatif yang terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam struktur perekonomian modern.

Melalui pendataan yang lebih komprehensif tersebut, pemerintah berharap dapat memahami secara lebih mendalam dinamika perubahan ekonomi yang terjadi di tengah masyarakat, sekaligus menyiapkan strategi yang adaptif menghadapi berbagai tantangan masa depan.

Gamalis menambahkan, pemerintah ingin memperoleh gambaran yang lebih rinci mengenai kondisi usaha masyarakat, tingkat daya saing industri dan UMKM, hingga kontribusinya terhadap penciptaan lapangan kerja di daerah.

“Hasil sensus ini nantinya akan menjadi pijakan penting dalam merumuskan program penguatan ekonomi daerah, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar berdasarkan kondisi riil di lapangan,” pungkasnya. (Adv/ed*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *