Bupati Ardiansyah Sulaiman: Kutim Ingin Bantu Sumatera, Tapi Mekanismenya Harus Tepat

Berita

HALOBERAU, KUTIM – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk memberikan dukungan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera.

Namun ia menekankan bahwa langkah tersebut harus diambil secara tepat dan sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat, terutama terkait mekanisme penyaluran bantuan.

Menurut Bupati, persoalan bantuan antardaerah tidak hanya berkaitan dengan niat kemanusiaan, tetapi juga menyangkut aspek legalitas serta tata kelola anggaran pemerintah daerah.

“Kutim ingin membantu Sumatera, tetapi mekanismenya harus tepat dan ini bukan masalah mau atau tidak mau membantu, tetapi kita harus menyesuaikan dengan aturan dari Kementerian Dalam Negeri agar penyaluran bantuan tidak bermasalah di kemudian hari,” ujar Ardiansyah, Senin (1/12/2025).

Selain itu, kondisi anggaran daerah yang tidak memiliki dana cadangan pada periode berjalan menjadi pertimbangan tambahan.

Ardiansyah menilai penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk bantuan antardaerah perlu kehati-hatian agar tidak berdampak pada agenda pembangunan dan pelayanan publik.

Pemerintah daerah kini dalam tahap pembahasan dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menentukan opsi terbaik.

Beberapa metode bantuan kemungkinan dikombinasikan, termasuk kolaborasi dengan dunia usaha di Kutim yang memiliki skema Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Sejumlah perusahaan telah menunjukkan kepedulian dengan memulai penggalangan donasi secara mandiri.

Hal ini menunjukkan bahwa solidaritas sosial di Kutim berjalan baik tanpa harus menunggu instruksi formal dari pemerintah.

“Solidaritas masyarakat dan perusahaan sangat tinggi, dan ini sangat kita apresiasi. Pemerintah akan mengoordinasikan langkah agar bantuan yang disalurkan benar-benar sampai ke pihak yang membutuhkan secara tepat dan terstruktur,” tambahnya.

Ardiansyah meminta masyarakat Kutim tetap tenang dan tidak menafsirkan sikap pemerintah sebagai kelambanan. M

Dengan demikian, Pemkab Kutim berharap masyarakat terdampak bencana di Sumatera dapat segera pulih, dan dukungan dari Kutim tetap tersalurkan dalam bentuk yang paling efektif dan bermanfaat.(ADV)