Bupati Cup Cabor Voli Jadi Ajang Penjaringan Atlet Muda di Kutai Timur

Berita

HALOBERAU, KUTIM – Gelaran Bupati Cup Cabang Olahraga (Cabor) voli yang resmi dibuka bersama dengan pelantikan pengurus PBVSI pada Minggu malam (30/11/2025) kembali menarik perhatian masyarakat Kutai Timur.

Turnamen tahunan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi warga, tetapi juga mengukuhkan komitmen pemerintah daerah dalam memajukan olahraga melalui program yang lebih terarah.

Kepala Dispora Kutai Timur, Basuki Isnawan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk penerapan 50 program bupati, khususnya di sektor pembinaan atlet muda.

“Event seperti ini menjadi wadah pembuktian bahwa olahraga mendapat perhatian serius dari pemerintah dan kami ingin memastikan pembinaan berjalan dari level desa hingga kabupaten,” ucapnya.

Sebagai turnamen terbuka, Bupati Cup memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi tim-tim lokal untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Para peserta dari berbagai kecamatan diberikan ruang untuk berkompetisi secara sportif sekaligus mengukur kemampuan masing-masing menghadapi tim lain yang lebih berpengalaman.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya tribun penonton sejak babak penyisihan, dukungan keluarga, pelatih, dan komunitas olahraga membuat atmosfer kompetisi semakin hidup.

Banyak orang tua hadir langsung untuk menyaksikan perkembangan anak-anak mereka yang mulai menunjukkan bakat sebagai calon atlet daerah.

Di sisi lain, penyelenggara memastikan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung tertib dengan standar kompetisi yang sudah ditingkatkan.

Wasit bersertifikat nasional turut dilibatkan agar jalannya pertandingan adil dan profesional, manfaat turnamen ini tidak hanya muncul di sektor kompetisi.

Pembinaan formal, pola latihan, hingga strategi tim ikut berkembang karena pelatih dapat mengamati langsung kelebihan dan kekurangan para atlet. Hal ini membuat proses evaluasi menjadi lebih terarah untuk pengembangan prestasi ke depan.

Ketua Panitia Bupati Cup mengatakan bahwa dengan adanya Bupati Cup cabor voli banyak bibit unggul yang mulai terlihat dan berpotensi masuk dalam pembinaan jangka panjang.

“Setiap tahun selalu ada wajah baru, anak-anak muda yang punya teknik bagus dan mental kuat. Inilah yang kami cari untuk regenerasi atlet Kutim,” ungkapnya.

Selain menjadi kompetisi teknis, turnamen ini juga dimanfaatkan sebagai momentum kebersamaan antarwarga, komunitas olahraga, hingga perangkat pemerintah kecamatan.

Tidak jarang pertandingan menjadi tempat saling mengenal tim dan pendukung dari berbagai daerah, sehingga memperkuat hubungan antarwilayah.

“Bagi sebagian peserta, Bupati Cup bukan semata-mata arena kompetisi, tetapi juga ajang silaturahmi dan bonusnya juara jika berhasil menembus partai final,” jelasnya.

Banyak tim menjadikan event ini sebagai motivasi tahunan untuk meningkatkan kualitas latihan.

Pemerintah daerah berharap turnamen seperti ini dapat terus menjadi agenda rutin untuk mencetak atlet berbakat sekaligus memperkuat budaya olahraga di tengah masyarakat.

Selain mendorong prestasi, event ini juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas kepemudaan.

Ke depan, sejumlah rencana pengembangan pembinaan voli sudah disiapkan, mulai dari peningkatan sarana latihan, penambahan frekuensi turnamen, hingga pembinaan usia dini.

“Dengan dukungan seluruh pihak, pemerintah optimistis Kutai Timur bisa mencetak atlet berprestasi yang siap bersaing di level provinsi bahkan nasional,”pungkasnya.(ADV)