HALOBERAU, KUTIM – Dua objek wisata alam di Desa Persiapan Pinang Raya, yakni air terjun dan panorama negeri di atas awan, mulai menarik perhatian wisatawan.
Keindahan alam yang masih terjaga diyakini memiliki nilai jual tinggi karena menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan destinasi lain di Kutai Timur.
Plt. Camat Sangatta Selatan, Rusmiati, SE, menekankan bahwa keberhasilan pengembangan wisata sangat bergantung pada partisipasi masyarakat.
“Pokdarwis memiliki peran strategis untuk memastikan setiap titik wisata terpelihara dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Selain aspek pengelolaan, status sebagian wilayah yang berada dalam kawasan taman nasional menjadi perhatian serius. Aktivitas masyarakat selama bertahun-tahun menuntut adanya penyesuaian regulasi agar tidak terjadi konflik kebijakan di masa mendatang.
Pemerintah kecamatan mendorong solusi jangka panjang yang tetap memprioritaskan kelestarian lingkungan. Rusmiati menambahkan, pelepasan sebagian lahan yang telah lama dihuni warga bisa menjadi opsi realistis.
“Zona inti kawasan tetap harus dilindungi. Tapi untuk area yang sudah dipadati masyarakat, perlu ada penyesuaian agar mereka memiliki kepastian ruang hidup,” kata Rusmiati.
Pengembangan wisata juga membutuhkan dukungan kelembagaan, dimana Koperasi Desa Merah Putih diharapkan berperan sebagai lembaga pendukung finansial bagi Pokdarwis sehingga pengelolaan wisata berjalan lebih terstruktur.
Promosi menjadi faktor penting lainnya. Pemerintah desa diminta memanfaatkan teknologi digital dan media sosial untuk memperkenalkan air terjun dan negeri di atas awan kepada wisatawan yang lebih luas.
Dengan koordinasi antarinstansi, dukungan masyarakat, dan pemanfaatan teknologi, dua destinasi unggulan ini diharapkan mampu mengangkat nama Sangatta Selatan sebagai kawasan wisata alam yang potensial dan layak dikunjungi.(ADV)
