Stadion Kudungga Kini Jadi Pusat Aktivitas Olahraga Warga Kutim

Berita

HALOBERAU, KUTIM – Stadion Kudungga kini tampil sebagai pusat aktivitas olahraga masyarakat Kutai Timur (Kutim), dengan berbagai fasilitas yang terus dibenahi, kawasan ini menjadi ruang publik yang ramai dikunjungi setiap pagi dan sore.

Pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim terus memperkuat pengelolaan dan pembinaan agar fasilitas olahraga bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

Kepala UPT Stadion Kudungga, Hadri, menjelaskan saat ini kawasan tersebut memiliki tiga gedung utama yang menunjang berbagai cabang olahraga. “Ada stadion utama dengan lintasan atletik berstandar internasional, gedung serbaguna untuk futsal dan voli, serta gedung bela diri,” terangnya, Selasa 11/11/2025).

Stadion utama menjadi ikon dari kompleks olahraga ini dengan renovasi besar-besaran yang dilakukan tahun lalu membuat lintasan atletik di Kudungga kini berstandar World Athletics dan siap digunakan untuk kejuaraan resmi.

Gedung serbaguna juga sering digunakan masyarakat karena lapangan indoor di dalamnya bisa diubah sesuai kebutuhan, baik untuk futsal, bola voli, hingga kegiatan pelajar, lalu gedung bela diri menjadi tempat latihan tetap bagi berbagai cabang olahraga.

Seluruh fasilitas tersebut kini bisa diakses masyarakat secara terbuka. “Kita buka setiap hari dari jam setengah enam pagi sampai jam enam sore. Masyarakat bisa jogging, latihan, atau sekadar rekreasi,” ujarnya.

Sejak dibuka untuk umum, antusiasme masyarakat meningkat pesat. Setiap pagi, lintasan stadion selalu dipenuhi warga yang berolahraga bersama keluarga. Bahkan banyak komunitas lari yang menjadikan kawasan ini sebagai titik kumpul.

Selain olahraga, kawasan Stadion Kudungga juga kerap menjadi tempat kegiatan sosial dan budaya. Stadion ini jadi ruang publik multifungsi yang hidup setiap hari.

Ia berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas yang sudah tersedia agar bisa digunakan dalam jangka panjang. “Kami rawat bareng-bareng. Kalau semua tertib dan peduli, Stadion Kudungga bisa jadi contoh pengelolaan kawasan olahraga terbaik di Kalimantan Timur,” tutupnya.(ADV)