Berlangsug Meriah, Bupati Ingin Festival Meja Panjang Dikenal Luas

Berita

HALOBERAU – Masyarakat Kampung Merasa, menggelar Festival Budaya Meja Panjang. Pergelaran tahun ini dikemas lebih meriah yang sekaligus merayakan Hari Jadi Kampung Merasa ke-54 tahun dengan menghadirkan penyanyi ternama, Siti Badriah yang diselenggarakan di Lapangan Kantor Kepala Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, Jum’at (29/06/2024).

Ritual adat meja panjang ini secara turun temurun dan terus dilakukan oleh masyarakat Suku Dayak yang ada di Kampung Merasa. Meja panjang yang juga dikenal dengan Uma Dadou ini ke 10 kalinya dilaksanakan. Pelaksanaannya telah dimulai dari 24 Juni hingga 28 Juni 2024.

Pesta meja panjang tahun ini dihadiri oleh bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, wakil bupati, Gamalis, Ketua DPRD, Madri Pani dan pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Sri Juniarsih memberikan apresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya Festival Meja Panjang (Uma Dadou) sebagai bentuk pelestarian budaya yang ada di Kabupaten Berau. 

“Festival Budaya Meja Panjang ini berbeda dengan tahun sebelumnya, bisa dibilang ini acara budaya yang megah dan luar biasa,” ucapnya.

Dirinya mengungkapkan, selama sepekan penuh festival budaya ini tidak hanya diisi dengan kegiatan budaya khas Kampung Merasa melainkan dibarengi dengan kegiatan yang sangat menarik dan dapat dinikmati oleh semua kalangan. Seperti membakar lemang bersama, pesta panen, dan stan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menjual pernak pernik dan kuliner khas dari Suku Dayak.

Dikatakannya, Festival Budaya Meja Panjang merupakan ajang pelestarian tradisi dan budaya yang ada dan sebagai salah satu potensi kekayaan pariwisata yang ada di Kabupaten Berau.

“Kampung Merasa masuk dalam 300 besar anugrah desa wisata Indonesia tahun 2024 dan Festival Budaya Meja Panjang masuk dalam kalender tahunan Pemkab Berau dan Provinsi Kalimantan Timur,” ungkapnya.

Untuk itu, dirinya sangat berharap potensi ini dapat dikembangkan agar budaya tetap terjaga dan mendatangkan manfaat hingga generasi selanjutnya.

Selain itu, Sri mendorong kepada seluruh masyarakat agar dapat mempromosikan kegiatan-kegiatan kebudayaan secara masif. Sehingga dapat meningkatkan angka kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara. 

“Hal tersebut dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Sri juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan menyelenggarakan kegiatan ini dengan sangat matang. Sehingga, memberikan hasil yang sangat luar biasa.

“Yang saya ketahui, sebagian besar panitia adalah anak muda yang memiliki potensi besar untuk membangun kampung dan tempat wisata yang kita miliki,” ujarnya.

Dirinya berpesan untuk Festival Budaya Meja Panjang kedepan tidak hanya masyarakat Kampung Merasa saja yang menikmatinya. Harus ada wisatawan domestik bahkan mancanegara untuk menyaksikan dan menikmati acara kebudayaan meja panjang tersebut. 

“Sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat Kampung Merasa,” tuturnya.

Kemudian, Sri menyebut Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen memajukan sektor pariwisata sebagai sektor andalan daerah melalui program peningkatan ekonomi masyarakat dengan pengembangan usaha berbasis pariwisata dan kearifan lokal.

“Oleh karena itu, kearifan lokal yang kita miliki harus senantiasa dibina, didampingi dan didukung sepenuhnya agar tetap lestari dan bisa dinikmati generasi berikutnya,” katanya.

Secara khusus, Sri berharap semoga Kampung Merasa yang merupakan kampung budaya terus konsisten sebagai kampung budaya menarik banyak wisatawan untuk datang ke kampung merasa. 

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk memeriahkan dan semarakkan Festival Budaya Meja Panjang Kampung Merasa dengan penuh kegembiraan,” tandasnya. (Adv/ed*)