HALOBERAU – Berau Expo 2026 mencatat capaian positif selama 10 hari penyelenggaraan. Pameran pembangunan dalam rangka Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan Hari Jadi ke-216 Kota Tanjung Redeb itu berhasil menarik 259.944 pengunjung, dengan estimasi perputaran ekonomi mencapai Rp17 miliar.
Berau Expo 2026 resmi ditutup pada Minggu (25/10/2026) malam di Lapangan Pemuda Tanjung Redeb. Selama pelaksanaan, kegiatan yang diikuti 106 stan dari berbagai unsur tersebut mencatat rata-rata kunjungan sekitar 26 ribu orang setiap harinya.
Tingginya antusiasme masyarakat tidak hanya terlihat dari ramainya arena pameran, tetapi juga aktivitas ekonomi yang tumbuh di sekitar lokasi kegiatan.
Ketua Panitia Berau Expo 2026, Maulidiyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang bagi organisasi perangkat daerah (OPD), badan usaha milik daerah (BUMD), badan usaha milik negara (BUMN), serta pelaku usaha untuk memperkenalkan capaian pembangunan, layanan publik, dan potensi unggulan daerah.
Berdasarkan survei panitia selama 10 hari pelaksanaan, estimasi perputaran ekonomi Berau Expo 2026 mencapai Rp17 miliar. Angka tersebut meningkat sekitar 13,3 persen dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Dampak ekonomi itu dirasakan langsung oleh pedagang pakaian, aksesori, pelaku kuliner, pengelola wahana permainan, hingga berbagai usaha lainnya yang meramaikan kawasan pameran.
Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi, Berau Expo juga dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan pemerintahan. Salah satunya pelayanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), yang tercatat dimanfaatkan sebanyak 1.799 pengunjung selama kegiatan berlangsung.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta pameran, pelaku usaha, serta masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan Berau Expo 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda tahunan, melainkan menjadi wadah strategis bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan informasi pembangunan, memperkenalkan inovasi pelayanan, sekaligus membuka ruang promosi bagi produk lokal.
“Berau Expo menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan berbagai capaian pembangunan dan potensi daerah kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM dan masyarakat yang terlibat dalam aktivitas usaha,” ujar Sri Juniarsih.
Ia berharap penyelenggaraan Berau Expo ke depan dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas kegiatan, partisipasi peserta, maupun manfaat ekonomi yang dihasilkan.
Malam penutupan Berau Expo 2026 berlangsung meriah dengan penampilan band ibu kota The Rain. Panggung hiburan juga dimeriahkan band lokal, peragaan busana batik, serta tarian tradisional yang menambah semarak rangkaian acara.
Dengan capaian hampir 260 ribu pengunjung dan estimasi perputaran ekonomi Rp17 miliar, Berau Expo 2026 diharapkan menjadi salah satu penggerak promosi daerah sekaligus ruang pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Berau. (Adv/ed*)
