Kabut Asap Kembali Pekat, Siswa SD di Tanjung Redeb Dipulangkan Lebih Awal

Berita

HALOBERAU – Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Senin (5/10/2026).

Setelah sempat menipis dan membuat aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar mengajar, kembali berjalan normal selama sepekan, kabut asap kembali memburuk sejak Minggu (4/10/2026).

Kondisi tersebut turut berdampak pada aktivitas pendidikan. Sejumlah sekolah dasar di wilayah Tanjung Redeb dan sekitarnya kembali menerapkan pembelajaran terbatas dengan memulangkan siswa lebih awal.

Di SDN 002 Tanjung Redeb, misalnya, siswa kelas 1, 2, dan 3 dipulangkan pada pukul 10.00 WITA. Sementara siswa kelas 4, 5, dan 6 dipulangkan pada pukul 11.00 WITA.

Kepala SDN 002 Tanjung Redeb, Nety Herawaty, mengatakan kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan instruksi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Berau sebagai langkah untuk menyesuaikan kegiatan belajar dengan kondisi udara.

“Untuk hari ini memang kita melakukan pembelajaran terbatas, sesuai dengan instruksi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Berau. Anak-anak kita pulangkan lebih awal karena kondisi udara kembali dipenuhi kabut asap,” ujar Nety.

Menurutnya, pihak sekolah untuk sementara masih memilih pembelajaran terbatas secara tatap muka. Pembelajaran jarak jauh belum kembali diterapkan.

“Untuk kelas satu, dua dan tiga kita pulangkan pukul 10.00 WITA, kemudian kelas empat, lima dan enam pukul 11.00 WITA. Untuk sementara pembelajaran masih dilakukan di sekolah, belum kita terapkan pembelajaran jarak jauh,” katanya.

Sebelumnya, aktivitas pendidikan di wilayah tersebut sempat berjalan normal selama sekitar sepekan setelah kondisi udara berangsur membaik dan kabut asap mulai menipis.

Namun, kondisi kembali berubah dalam dua hari terakhir. Kabut asap kembali pekat dan mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Pihak sekolah berharap kondisi kabut asap akibat karhutla segera membaik sehingga siswa dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar secara normal.

“Harapan kami kondisi kabut asap ini segera membaik, sehingga anak-anak bisa kembali belajar secara normal dan aktivitas pendidikan tidak terganggu,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *