HALOBERAU – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud bersama Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati Gamalis meninjau pelaksanaan Gerakan Ikan Murah dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 di Jalan Diponegoro, Tanjung Redeb, Kamis (23/7/2026).
Program yang digelar Pemerintah Kabupaten Berau tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur Kaltim karena dinilai mampu membantu masyarakat memperoleh sumber protein hewani dengan harga terjangkau, sekaligus menjadi langkah nyata menekan angka stunting dan menjaga stabilitas daya beli.
Rudy mengatakan, Gerakan Ikan Murah merupakan program yang secara rutin dilaksanakan Pemkab Berau setiap bulan secara bergilir di 13 kecamatan. Menurutnya, konsistensi pemerintah daerah dalam menghadirkan pangan bergizi patut diapresiasi.
“Kita melaksanakan kunjungan di Hari Harganas ini. Ibu Bupati setiap bulan melaksanakan kegiatan di 13 kecamatan secara bergantian. Tujuannya untuk memenuhi gizi masyarakat, terutama melalui protein ikan, sekaligus menekan angka stunting di Kabupaten Berau,” ujarnya.
Ia menilai, momentum Harganas harus dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui pemenuhan gizi yang seimbang. Selain itu, program tersebut juga membantu masyarakat memperoleh ikan dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar.
“Di pasar umum harganya sekitar Rp50 ribu per kilogram, sedangkan di sini hanya Rp30 ribu per kilogram. Ini memberikan manfaat untuk pemenuhan gizi, menekan stunting, sekaligus membantu pengendalian inflasi,” katanya.
Rudy berharap program serupa terus diperluas dan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya bersama menekan prevalensi stunting di Kalimantan Timur.
“Kegiatan seperti ini harus terus digalakkan. Untuk Kabupaten Berau akan dilaksanakan setiap bulan secara bergantian di masing-masing kecamatan. Kita harus bersama-sama menekan angka stunting di Kalimantan Timur,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan Gerakan Ikan Murah merupakan salah satu program pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap pangan bergizi dengan harga yang terjangkau. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi meningkatkan konsumsi ikan di Kabupaten Berau.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan masyarakat lebih mudah mendapatkan ikan dengan harga yang terjangkau. Harapannya konsumsi protein hewani semakin meningkat, sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Berau,” ujarnya.
Sri Juniarsih menegaskan, Pemkab Berau berkomitmen melanjutkan program tersebut secara rutin setiap bulan dengan pelaksanaan bergilir di seluruh kecamatan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi keluarga. Dengan pelaksanaan secara bergilir di 13 kecamatan, kami berharap semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (Adv/ed*)
