HALOBERAU – Dukungan terhadap pembangunan kampung dan pelestarian budaya lokal kembali terlihat di Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung, Kamis (21/5/2026). PT Berau Coal melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) meresmikan kantor Kepala Kampung Bena Baru sekaligus mendukung pelaksanaan Festival Lesung Osap sebagai upaya menjaga tradisi dan kearifan lokal masyarakat Bumi Batiwakkal.
Peresmian kantor kampung tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah kampung, pemerintah daerah, dan dunia usaha dalam meningkatkan fasilitas pelayanan masyarakat di wilayah kampung.
Kepala Kampung Bena Baru, Nyelung Jalin mengatakan, pembangunan kantor baru dilatarbelakangi kondisi kantor lama yang sudah berusia sekitar 20 tahun dan tidak lagi layak digunakan karena masih berupa bangunan semi permanen berbahan kayu.
Menurutnya, keberadaan kantor baru diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah kampung kepada masyarakat.
“Harapannya tentu pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik dengan adanya kantor baru ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan pihak perusahaan yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan fasilitas kampung melalui kolaborasi bersama masyarakat.
Sementara itu, General Manager Operations Support and Relations PT Berau Coal, Cahyo Andrianto menyampaikan pembangunan kantor Kepala Kampung Bena Baru merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar masyarakat.
Menurutnya, pembangunan kantor tersebut bertujuan mempermudah akses pelayanan serta menyediakan fasilitas yang lebih memadai bagi masyarakat kampung.
Ia menjelaskan, sebelumnya perusahaan juga telah mendukung sejumlah pembangunan fasilitas dasar di wilayah Kampung Bena Baru dan sekitarnya, di antaranya posyandu, fasilitas pengolahan sampah, tempat sandar, jalan usaha tani, bantuan transportasi anak sekolah hingga pemasangan jaringan listrik masyarakat.
Selain pembangunan infrastruktur, Berau Coal juga terus menjalankan program pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan dan ekonomi sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan.
“Pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa didukung sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu kami juga hadir melalui dukungan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Berau, M Hendratno yang hadir mewakili Bupati Berau menyampaikan apresiasi atas dukungan perusahaan melalui program PPM yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat kampung.
Ia menilai bangunan kantor kampung yang baru memiliki kualitas yang cukup baik dan diharapkan mampu menunjang peningkatan pelayanan pemerintah kampung kepada masyarakat.
“Kita melihat hari ini bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha mampu memberikan dampak positif yang luar biasa,” ujarnya.

Selain agenda peresmian kantor kampung, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan Festival Lesung Osap yang menjadi bagian dari tradisi pesta panen masyarakat Kampung Bena Baru.
Nyelung Jalin menjelaskan, Lesung Osap merupakan tradisi budaya tahunan yang berisi berbagai pertunjukan seni dan budaya sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil panen dan kebersamaan warga kampung.
“Di dalamnya ada berbagai kegiatan seni dan budaya, seperti tari-tarian dan korsal. Semua itu menunjukkan rasa syukur dan kebahagiaan masyarakat,” katanya.
Festival budaya tersebut turut mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto. Ia menilai pelestarian adat dan budaya kampung sangat penting untuk terus dijaga karena memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata daerah.
“Saya sangat mendukung apabila setiap kampung memiliki dan mengadakan hari adatnya masing-masing. Pelestarian budaya seperti ini sangat penting untuk terus dijaga,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan budaya seperti Festival Lesung Osap dapat terus dilaksanakan dan semakin dikenal luas sehingga mampu menarik minat wisatawan untuk datang menyaksikan langsung tradisi budaya masyarakat kampung di Kabupaten Berau.
Melalui sinergi pembangunan infrastruktur dan pelestarian budaya, Kampung Bena Baru diharapkan terus berkembang tanpa meninggalkan identitas dan tradisi lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun,” pungkasnya. (Adv/bc/ed*)
