Proyek Jembatan Telen Mandek, Warga Terhambat Akses Antarwilayah

Berita

HALOBERAU, KUTIM – Pembangunan Jembatan Telen kembali mengalami kemacetan setelah beberapa bulan terakhir progres konstruksi nyaris tidak terlihat.

Hingga kini, hanya satu tiang utama yang selesai didirikan, sementara proses pengecoran masih tertunda. Kondisi ini membuat mobilitas warga di desa masih sangat terbatas.

Curah hujan tinggi yang terus terjadi menyebabkan debit sungai meningkat, sehingga area pengerjaan menjadi sangat berisiko.

“Curah hujan tinggi yang terus terjadi menyebabkan debit sungai meningkat, sehingga area pengerjaan menjadi sangat berisiko,” ujar Camat Petrus Ivung, Kamis (20/11/2025).

Pekerjaan konstruksi juga tidak dapat dilakukan sembarangan, material pondasi harus dimasukkan dengan hati-hati agar struktur jembatan memenuhi standar keamanan. Penundaan sementara pun dianggap perlu untuk menjaga kualitas pengerjaan.

Masyarakat merasakan langsung dampak dari stagnasi ini. Akses antarwilayah yang seharusnya lebih mudah masih terbatas, menyulitkan aktivitas sehari-hari maupun pengangkutan hasil pertanian.

Pihak kecamatan menekankan pentingnya jembatan sebagai prioritas pembangunan. “Penyelesaian proyek ini menjadi fokus utama karena keberadaan jembatan sangat menentukan mobilitas warga di Telen,” tegas Petrus

Untuk mengatasi hambatan, koordinasi intensif dilakukan bersama dinas terkait agar pengerjaan dapat dilanjutkan dengan lancar. Warga berharap proyek dapat segera rampung sehingga isolasi wilayah dapat teratasi.

Dengan perhatian serius dari pemerintah daerah dan perencanaan yang tepat, Jembatan Telen diharapkan bisa selesai tepat waktu dan membuka akses vital bagi masyarakat.(ADV)