Dedikasi 24 Jam UPT Kebersihan Sangatta Selatan: Menjaga Kota Tetap Asri Meski Terbatas

Berita

HALOBERAU, KUTIM – UPT Kebersihan Sangatta Selatan, di bawah koordinasi Dinas Lingkungan Hidup Kutai Timur, terus menjaga kualitas layanan kebersihan di wilayahnya secara berkelanjutan.

Meskipun jumlah armada dan tenaga terbatas, unit ini memastikan kota tetap bersih melalui sistem kerja shift 24 jam dan berbagai program inovatif.

Kepala UPT Kebersihan, Arbain saat dijumpai, Kamis 20 November 2025 menjelaskan bahwa selain pengangkutan sampah rutin dari pemukiman dan fasilitas umum, pihaknya aktif melibatkan masyarakat dalam kegiatan Jumat Bersih setiap pekan.

“Salah satu kegiatan unggulan yang rutin digelar adalah program Jumat Bersih, di mana petugas dan warga bersama-sama membersihkan area yang belum terjangkau layanan rutin,” ujar Arbain.

Tim kebersihan terbagi menjadi empat shift kerja yang beroperasi mulai pagi hingga malam.

Shift pertama mulai pukul 06.30 hingga 11.30, disusul shift kedua 12.30–16.30, shift malam 18.30–22.30, dan ditutup dengan regu terakhir hingga pukul 23.30, dengan sistem ini memungkinkan seluruh wilayah terpantau tanpa ada tumpukan sampah.

Meski armada yang tersedia baru mencakup empat truk roda enam, dua truk roda empat, dan empat kendaraan roda tiga, Arbain memastikan pemanfaatannya maksimal.

Komunikasi dengan warga dan RT setempat juga menjadi kunci keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan.

Selain itu, UPT Kebersihan Sangatta Selatan mulai menerapkan program pemilahan sampah sebagai langkah awal menuju pengelolaan limbah berkelanjutan.

Beberapa petugas khusus ditugaskan memilah sampah organik dan anorganik di sekitar kantor, sebagai fondasi untuk kegiatan yang lebih besar di masa depan.

“Ini masih tahap awal, tapi harapannya bisa menjadi program lebih besar ke depan,” ujar Arbain terkait pemilahan sampah.

Sebanyak 47 tenaga harian lepas mendukung operasional unit, mulai dari penyapu jalan, sopir, pemilah, hingga penjaga kantor.

Meski belum semua mendapat jaminan BPJS Kesehatan, semangat mereka tetap tinggi dalam menunaikan tugas, termasuk saat hujan atau malam hari.

Arbain menekankan bahwa keberhasilan menjaga kota bersih bukan hanya tanggung jawab UPT, tetapi memerlukan kesadaran masyarakat.

“Kami bergerak siang dan malam, tapi yang terpenting adalah warga juga peduli dan tidak membuang sampah sembarangan,” tutupnya.(ADV)