Sangatta Selatan Pilih Jalan Sunyi: Membangun Tanpa Mengorbankan Alam

Berita

HALOBERAU, KUTIM – Pembangunan di wilayah Sangatta Selatan kini diarahkan pada pola yang lebih bijak dan berpihak pada keberlanjutan.

Plt. Camat Sangatta Selatan, Rusmiati SE, saat dijumpai setelah agenda Sosialisasi Smart City di Hotel Royal Victoria, Senin (10/11/2025), menegaskan bahwa keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan harus menjadi fondasi setiap langkah pembangunan di daerah yang sebagian besar masih didominasi bentang alam hijau tersebut.

Menurutnya, aktivitas ekonomi warga Sangatta Selatan didorong oleh sektor pertanian, perikanan, hingga usaha mikro yang menjadi penopang kehidupan sehari-hari.

Namun, karena berdekatan dengan kawasan konservasi Taman Nasional Kutai (TNK), ia menekankan pentingnya adaptasi agar kegiatan ekonomi tetap aman bagi lingkungan.

“Kita tidak bisa hanya mengejar pertumbuhan ekonomi tanpa memikirkan dampaknya. Pemanfaatan alam harus sejalan dengan komitmen menjaga kelestariannya,” ujar Rusmiati.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah kecamatan akan memprioritaskan penguatan ekonomi kerakyatan melalui dukungan terhadap UMKM dan koperasi pariwisata.

Model ekonomi seperti ini dianggap lebih sehat dan tidak bergantung pada eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan.

“Kami ingin masyarakat tumbuh lewat kreativitas dan inovasi, bukan melalui aktivitas yang merusak lingkungan,” tambahnya.

Rusmiati juga menyoroti peran perusahaan di sekitar wilayah tersebut dan mendorong agar penyaluran CSR diarahkan pada program-program yang berkarakter lingkungan, seperti rehabilitasi lahan, gerakan penghijauan, dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam pertanian organik.

Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta disebutnya sebagai kunci terciptanya kesejahteraan jangka panjang.

Ia berharap Sangatta Selatan dapat menjadi contoh kawasan yang mampu memperlihatkan bahwa pembangunan tetap bisa dilakukan tanpa mengabaikan ekosistem sekitar.

“Selama kita mengelola alam dengan benar, alam pun akan memberi manfaat yang lebih besar tanpa harus dirusak,” tutupnya.(ADV)