Pemerintah Telen Dorong Percepatan Pembangunan Jalan Batu Redi Demi Akses Warga

Berita

HALOBERAU, KUTIM – Pemerintah Kecamatan Telen terus mendorong percepatan pembangunan jalan poros Batu Redi, salah satu jalur strategis penghubung antar desa di wilayah Kutai Timur (Kutim).

Proyek ini menjadi perhatian utama karena berperan penting dalam membuka akses masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Camat Telen, Petrus Ivung, mengatakan bahwa pembangunan jalan Batu Redi merupakan program prioritas tahun 2023–2024 dengan target panjang enam kilometer.

Namun, karena kondisi medan yang berat dan faktor cuaca, pengerjaan baru terealisasi sekitar empat kilometer hingga saat ini.

“Awalnya target enam kilometer, tapi karena kondisi lapangan cukup berat dan cuaca sering tidak menentu, baru empat kilometer yang bisa dikerjakan,” ujar Petrus Ivung, Senin (10/11/2025).

Wilayah Batu Redi, lanjutnya, memiliki kontur tanah berpasir dan mudah tergenang air saat hujan. Hal ini sering memperlambat pekerjaan karena alat berat sulit beroperasi di beberapa titik.

Meski begitu, pemerintah kecamatan tetap berkomitmen agar pembangunan terus berjalan dengan kualitas yang terjaga.

Selain faktor alam, sebagian jalur juga melewati kawasan tertentu yang membutuhkan izin dan koordinasi lintas instansi.

Untuk mempercepat progres, berencana mengundang kepala desa dan perusahaan sekitar agar bisa turut membantu dalam pembukaan akses dan perawatan jalan.

“Kami akan kumpulkan kepala desa dan perusahaan agar bisa berkontribusi bersama. Jalan ini penting bukan hanya untuk warga, tapi juga untuk mendukung kegiatan ekonomi wilayah,” jelasnya.

Tahun ini, pemerintah berfokus pada penambahan satu kilometer jalan beton sebagai kelanjutan tahap sebelumnya.

Dengan tambahan itu, total jalan yang bisa dilalui masyarakat diperkirakan mencapai lebih dari lima kilometer hingga akhir tahun 2025.

Petrus menegaskan, pembangunan ini harus terus berjalan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. “Yang penting tiap tahun ada progres. Kami ingin akses ke Batu Redi benar-benar terbuka dan memberikan dampak besar bagi warga,” pungkasnya.

Dengan dorongan kuat dari pemerintah kecamatan, pembangunan jalan Batu Redi diharapkan mampu mempercepat pemerataan infrastruktur di Telen, membuka peluang ekonomi baru, dan memperkuat konektivitas antar desa di pedalaman Kutim.(ADV)