HALOBERAU – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali hidup di Kabupaten Berau. Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025, Kodim 0902/Berau resmi memulai rangkaian kegiatan pembangunan di Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, Rabu (8/10/2025).
Upacara pembukaan berlangsung khidmat di lapangan sepak bola kampung setempat. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Berau Sri Juniarsih Ma secara resmi membuka kegiatan TMMD yang akan berlangsung hingga 6 November 2025. Dalam momen itu, ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi pemerataan pembangunan.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, TMMD ke-126 Tahun 2025 di Kampung Labanan Makmur saya nyatakan dibuka,” ucapnya lantang di hadapan para peserta upacara.
Tahun ini, TMMD mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.” Tema yang sejalan dengan cita-cita pemerintah daerah untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif hingga ke pelosok kampung.
Bupati Sri Juniarsih menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran TNI yang selama ini aktif mendukung pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan menggerakkan kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kami sangat menghargai kerja keras dan dedikasi TNI, terutama Kodim 0902/Berau. TMMD bukan sekadar program, tetapi wujud nyata kebersamaan TNI dan rakyat dalam membangun daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kampung Labanan Makmur dipilih karena telah berstatus Kampung Mandiri, dan diharapkan kegiatan TMMD dapat menjadi pemacu bagi masyarakat untuk terus mengembangkan potensi lokal.
“Saya ingin TMMD ini menjadi semangat baru bagi warga untuk terus berinovasi dan memperkuat kemandirian kampung,” tambahnya.
Pelaksanaan TMMD ke-126 melibatkan 150 personel gabungan dari berbagai satuan TNI, Polri, dan pemerintah daerah, termasuk Yon Armed 18/Komposit, Skadron 13/ABY, Posal Berau, Polres Berau, Brimob Kompi C, serta masyarakat setempat.
Dandim 0902/Berau Letkol Inf Wirahady Harahap, S.H., M.I.P., selaku Dansatgas TMMD, menegaskan bahwa program ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga tentang membangun semangat kolektif.
“TMMD ini bukan hanya membangun jalan atau fasilitas umum, tapi juga membangun kebersamaan, membangun semangat saling bantu, dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Karena pada dasarnya, kekuatan bangsa berawal dari desa,” ujarnya.
Program TMMD kali ini menyasar berbagai bidang pembangunan, mulai dari fisik hingga sosial.
Sasaran fisik utama antara lain:
1. Peningkatan dan pembukaan badan jalan sepanjang 2.000 meter (lebar 6 meter).
2. Rehab total satu unit rumah tidak layak huni (RTLH).
3. Pembangunan MCK sebanyak enam pintu.
4. Pembuatan dua tempat wudhu.
5. Pembuatan tujuh titik sumur bor dalam program TNI AD Manunggal Air Bersih (TMAB).
6. Pembukaan lahan empat hektar untuk ketahanan pangan.
7. Penanaman 200 pohon kelengkeng dan durian.
Sementara untuk kegiatan sosial, TMMD juga menghadirkan pelayanan kesehatan dan KB gratis, bantuan sembako untuk keluarga stunting, bazar murah, hingga penyuluhan lintas sektor, seperti bela negara, pertanian, hukum, narkoba, dan pencegahan karhutla.
Usai upacara, Bupati Berau bersama Dandim dan unsur Forkopimda meninjau langsung sejumlah kegiatan bakti sosial dan lokasi pembangunan yang menjadi prioritas TMMD.
Bupati menegaskan, pemerintah daerah akan terus memperkuat kolaborasi dengan TNI dan masyarakat untuk memastikan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kampung.
“TMMD adalah bentuk nyata dari semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa kita. Melalui kerja sama ini, kita ingin membangun Berau yang bukan hanya maju secara fisik, tapi juga kuat secara sosial,” ujar Bupati Sri Juniarsih.
Sebagai penutup, ia menyampaikan pesan penuh makna kepada seluruh peserta dan warga yang hadir.
“Mari kita jadikan TMMD ke-126 ini bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi momentum untuk mempererat persaudaraan dan menanamkan semangat cinta tanah air. Karena membangun kampung berarti membangun masa depan Berau dan Indonesia,” pungkasnya. (*)
