Bupati Sri Juniarsih Pantau Penyaluran Perdana Program MBG di Berau

Berita

HALOBERAU – Program Makan Bergizi (MBG) resmi dimulai di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, meninjau langsung pelaksanaan perdana yang dimulai sejak Senin (1/9/2025).

Di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Karang Ambun, Kecamatan Tanjung Redeb, aktivitas para petugas tampak sibuk menyiapkan ratusan porsi makanan. Hidangan tersebut kemudian dibagikan secara gratis ke sejumlah sekolah di wilayah Kelurahan Karang Ambun dan Gayam.

Pada tahap awal, sebanyak 1.653 porsi makanan bergizi diproduksi dan disalurkan untuk siswa mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas. Jumlah ini ditargetkan terus bertambah hingga mencapai kapasitas maksimal 4.000 porsi per hari.

Untuk sementara, distribusi masih difokuskan pada sekolah-sekolah di sekitar dapur pelayanan dengan radius tidak lebih dari dua kilometer, demi menjaga kualitas dan kesegaran makanan.

Koordinator SPPG Karang Ambun, Ryan Gozali, menyebut pihaknya berkomitmen menjaga standar mutu makanan bagi penerima manfaat.

“Hari ini kami mulai menyalurkan 1.653 porsi makanan bergizi untuk siswa di sekitar Karang Ambun dan Gayam. Ke depan, target kami bisa memproduksi hingga 4.000 porsi per hari. Penyaluran sementara kami batasi hanya untuk sekolah terdekat, agar kualitas dan kesegaran makanan tetap terjamin,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa program MBG tidak hanya menyasar anak sekolah. Ke depan, penerima manfaat juga akan diperluas bagi kelompok balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

“Program makan bergizi ini bukan hanya untuk anak-anak sekolah, tetapi secara bertahap juga akan diberikan kepada balita, ibu hamil dan ibu menyusui. Dengan program ini, kami berharap angka stunting di Berau bisa terus ditekan dan generasi muda kita tumbuh lebih sehat dan kuat,” jelasnya.

Pelibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga dilakukan agar pelaksanaan program MBG berjalan terawasi dan tepat sasaran. Pemerintah daerah berharap inisiatif ini bisa menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan gizi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bumi Batiwakkal.

“Program ini akan kita kawal dengan ketat agar nantinya tepat sasaran dan bisa memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Berau, pungkasnya. (Adv/ed*)