Energi untuk Pulau Terdepan, Sri Juniarsih Resmikan Seanergy Fuel Storage di Maratua

Berita

HALOBERAU – Upaya memperkuat akses energi bagi masyarakat di wilayah kepulauan terus dilakukan. Salah satunya melalui realisasi program Seanergy Fuel Storage BBM Resort dan Nelayan yang dihadirkan Pertamina Patra Niaga dan diresmikan langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, di Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratua, Jumat (5/6/2026).

Program ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat Pulau Maratua yang selama ini kerap menghadapi keterbatasan fasilitas penyimpanan bahan bakar minyak (BBM). Kehadirannya diharapkan mampu mendukung kelancaran aktivitas nelayan maupun pelaku usaha pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian setempat.

Sebanyak 25 paket fasilitas penyimpanan BBM diserahkan dalam kegiatan tersebut. Fasilitas ini dirancang dengan standar operasional yang aman dan praktis untuk mendukung penyimpanan BBM bersubsidi bagi nelayan serta BBM non-subsidi bagi pengelola resort dan usaha wisata.

Peresmian turut dihadiri Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Makmur HAPK, serta Sales Utama Manager Retail Kaltimut Pertamina, Naratoma Aulia Fazri. Kehadiran fasilitas ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap sektor perikanan dan pariwisata yang selama ini menjadi penggerak ekonomi masyarakat Maratua.

Dalam sambutannya, Sri Juniarsih menyampaikan apresiasi atas komitmen Pertamina menghadirkan solusi penyimpanan energi yang lebih aman dan memadai bagi masyarakat pesisir dan kepulauan. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan yang telah lama dirasakan nelayan maupun pelaku usaha wisata.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas penyimpanan harus dibarengi dengan jaminan ketersediaan pasokan BBM. Karena itu, pemerintah daerah berharap Pertamina dapat mempertimbangkan penambahan kuota BBM untuk wilayah Maratua.

“Saya berharap besar kepada Pertamina untuk terus menambah alokasi kuota BBM bagi wilayah Maratua. Hal ini penting agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terkendala akibat keterbatasan pasokan bahan bakar,” ujar Sri Juniarsih.

Menurutnya, kebutuhan energi di Maratua terus mengalami peningkatan seiring berkembangnya sektor pariwisata. Tidak hanya nelayan yang bergantung pada pasokan BBM, tetapi juga pelaku transportasi laut, pengelola penginapan, rumah makan, hingga berbagai usaha pendukung wisata lainnya.

Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Berau yang telah dikenal hingga tingkat internasional, Maratua memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, ketersediaan energi menjadi kebutuhan mendasar yang harus mendapat perhatian bersama.

“Maratua adalah pulau terdepan dan terluar Indonesia. Masyarakat yang tinggal dan berusaha di sini berhak mendapatkan pelayanan pembangunan yang setara, termasuk kepastian ketersediaan BBM untuk mendukung aktivitas mereka,” tegasnya.

Sri Juniarsih menilai program Seanergy Fuel Storage menjadi solusi tepat untuk mengatasi keterbatasan sarana penyimpanan yang selama ini menjadi salah satu kendala utama masyarakat. Dengan fasilitas yang lebih aman dan terstandar, masyarakat dapat mengelola stok BBM dengan lebih baik serta menjaga keberlangsungan operasional usaha mereka.

Sementara itu, Sales Branch Manager Kaltimut III Fuel Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus, menjelaskan bahwa program Seanergy Fuel Storage dirancang untuk memperkuat akses energi di wilayah kepulauan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh pasokan BBM yang aman dan berkualitas.

“Melalui program Seanergy Fuel Storage ini, kami ingin menghadirkan solusi energi yang aman, efisien, dan berkelanjutan bagi nelayan maupun pelaku usaha pariwisata di Maratua,” ujarnya.

Menurut Hermawan, fasilitas tersebut memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk mengatur kebutuhan bahan bakar secara lebih terencana. Selain meningkatkan aspek keamanan penyimpanan, sistem ini juga membantu efisiensi pengelolaan stok sehingga dapat mengurangi biaya operasional.

Ke depan, keberadaan Seanergy Fuel Storage diharapkan semakin memperkuat ekosistem layanan energi di Maratua. Dukungan terhadap sektor perikanan dan pariwisata ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus mendorong pembangunan daerah yang lebih merata di Kabupaten Berau. (Adv/ed*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *