ISPA Tembus 5.184 Kasus, Pemkab Berau Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Berita

HALOBERAU – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menebal di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kondisi ini mendorong Pemerintah Kabupaten Berau meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker untuk melindungi kesehatan.

Imbauan tersebut disampaikan di tengah tingginya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Berau. Data Dinas Kesehatan Berau mencatat sebanyak 5.184 kasus ISPA sejak Agustus hingga September 2026.

Kelompok anak-anak dan lanjut usia menjadi bagian dari kelompok yang perlu mendapat perhatian selama kualitas udara memburuk akibat kabut asap.

Pemkab Berau mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri beraktivitas di luar rumah ketika kondisi asap sedang pekat. Jika harus keluar, warga diminta menggunakan masker dan mengurangi durasi berada di ruang terbuka.

Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan perlindungan terhadap anak-anak juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Terlebih, sejumlah sekolah kembali menerapkan pembelajaran dari rumah (BDR) karena kondisi udara yang tidak sehat.

Gamalis meminta orang tua memastikan anak-anak tetap berada di rumah selama BDR diterapkan. Menurutnya, kebijakan belajar dari rumah tidak berarti anak-anak bebas bermain atau berkeliaran di luar rumah.

“Anak-anak kita imbau tetap di rumah. Jangan karena sekolahnya belajar dari rumah, kemudian anak-anak justru bermain atau berkeliaran di luar. Kondisi asap seperti ini tentu harus kita hindari, karena kesehatan anak-anak yang paling utama,” ujar Gamalis, Jumat (18/9/2026).

Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kesehatan dan mengikuti imbauan pemerintah selama kondisi kabut asap belum membaik.

“Kita berharap masyarakat bisa bersabar dan sama-sama menjaga kesehatan. Kalau tidak ada kepentingan yang mendesak, kurangi aktivitas di luar rumah, gunakan masker dan jaga anak-anak kita. Mudah-mudahan karhutla ini segera tertangani dan kondisi udara kembali normal,” pungkasnya. (Adv/ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *