Sinergi PT Berau Coal dan Pemerintah Perkuat Kompetensi Layanan Kesehatan Kader Posyandu

Berita

HALOBERAU – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Berau terus diperkuat melalui peningkatan kapasitas kader kesehatan di tingkat kelurahan. Salah satunya melalui pelatihan 25 kompetensi dasar kader Posyandu yang diikuti sebanyak 60 kader di Kelurahan Teluk Bayur.

Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 8 hingga 9 April, sebagai bentuk kolaborasi antara PT Berau Coal, Puskesmas Teluk Bayur, dan Pemerintah Kelurahan Teluk Bayur. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung program pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Berau.

Community Base Development (CBD) Manager PT Berau Coal, Reza Hermawan, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Menurutnya, kader Posyandu memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat, terutama dalam memantau tumbuh kembang balita dan memberikan edukasi kepada keluarga.

“Melalui pelatihan 25 kompetensi dasar ini, kami berharap para kader Posyandu dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan dunia usaha dalam program kesehatan masyarakat menjadi salah satu bentuk sinergi yang diharapkan mampu mempercepat pencapaian target penurunan stunting di daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, Lamlay Sarie, mengapresiasi inisiatif pelatihan yang melibatkan berbagai pihak tersebut. Ia menilai peningkatan kapasitas kader Posyandu sangat penting dalam mendukung keberhasilan program kesehatan ibu dan anak di tingkat desa dan kelurahan.

Lamlay menjelaskan, belum lama ini Pemerintah Kabupaten Berau dalam pelaksanaan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan. Capaian tersebut mencerminkan semakin solidnya sinergi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha.

“Capaian yang ada saat ini tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, hingga dukungan pihak swasta. Pelatihan seperti ini menjadi langkah konkret untuk memastikan kader memiliki kompetensi yang memadai,” jelasnya.

Ia berharap, setelah mengikuti pelatihan, para kader Posyandu dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam kegiatan pelayanan di masyarakat, mulai dari pemantauan tumbuh kembang anak, pemberian edukasi gizi, hingga pendampingan keluarga berisiko stunting.

Di sisi lain, Lurah Teluk Bayur, Remi Suriadi, menyampaikan bahwa keberadaan kader Posyandu di wilayahnya sangat vital dalam menjaga kesehatan masyarakat, khususnya ibu hamil dan balita.

Ia menuturkan, dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kualitas layanan Posyandu di Kelurahan Teluk Bayur semakin meningkat dan mampu memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka stunting.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari PT Berau Coal dan Puskesmas Teluk Bayur dalam menyelenggarakan pelatihan ini. Semoga para kader dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan, sehingga pelayanan kesehatan di tingkat kelurahan semakin optimal,” pungkasnya. (Adv/bc/ed*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *