HALOBERAU – Komitmen PT Berau Coal dalam mendukung pengelolaan zakat di daerah kembali diwujudkan melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) perusahaan serta zakat karyawan kepada Baznas Kabupaten Berau. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Balai Mufakat pada 2 Maret 2026.
Penyaluran tersebut diterima langsung oleh Ketua Baznas Berau, Muhammad Gazali, dan turut dihadiri oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, sebagai bentuk sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, PT Berau Coal menyalurkan ZIS perusahaan sebesar Rp1,3 miliar. Selain itu, zakat yang dihimpun dari karyawan juga disalurkan melalui Baznas Berau dengan nilai mencapai Rp748 juta.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, memberikan apresiasi atas konsistensi PT Berau Coal dalam menyalurkan zakat melalui Baznas. Menurutnya, langkah tersebut menjadi contoh positif bagi perusahaan lain dalam menunaikan kewajiban sosialnya.
“Alhamdulillah, ada juga perusahaan yang turut berzakat. Penyaluran melalui Baznas sudah sangat tepat karena dana tersebut akan disalurkan kepada para mustahik,” ungkapnya.
Senada, Ketua Baznas Berau, Muhammad Gazali, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang terus diberikan oleh PT Berau Coal. Ia menilai kontribusi tersebut sangat membantu dalam mendukung berbagai program Baznas.
“Kepercayaan yang diberikan PT Berau Coal kepada Baznas Berau merupakan amanah yang akan kami kelola secara profesional, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
“Dana zakat, infak, dan sedekah ini akan kami salurkan kepada para mustahik sesuai ketentuan syariah, dengan fokus pada pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Corporate Communication Superintendent PT Berau Coal, Rudini, menegaskan bahwa kontribusi yang disalurkan setiap tahun merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
“Pada hari ini, PT Berau Coal kembali memberikan dukungan rutin setiap tahun kepada Baznas Berau sebesar Rp1,3 miliar. Ini juga merupakan bentuk dukungan kami kepada Pemerintah Kabupaten Berau serta selaras dengan arahan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk mendukung optimalisasi peran Baznas,” ujarnya.
Tak hanya dari sisi perusahaan, semangat berbagi juga terus tumbuh di kalangan karyawan. Pada 2026, total ZIS yang dihimpun dari karyawan PT Berau Coal mencapai Rp748.245.170, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp674.261.323. Peningkatan ini mencerminkan kesadaran dan partisipasi karyawan yang semakin tinggi dalam berbagi kepada sesama.
Melalui penyaluran ZIS ini, PT Berau Coal berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi para mustahik di Kabupaten Berau, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan lembaga pengelola zakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. (Adv/bc/ed*)
