HALOBERAU – Permasalahan jaringan telekomunikasi di Pulau Maratua kembali menjadi sorotan. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperkuat sinyal di empat kampung yang berada di Kecamatan Maratua.
Menurut Dedy, kualitas sinyal di kawasan tersebut hingga kini masih belum memadai. Padahal, Maratua merupakan salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Berau yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Masalah signal di Pulau Maratua memang cukup tidak bagus. Jadi saya minta untuk pemerintah melakukan penguat signal di 4 kampung Kecamatan Maratua,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, infrastruktur dasar berupa tower sebenarnya sudah tersedia di wilayah tersebut.
Karena itu, ia menilai langkah yang paling realistis dan efisien adalah melakukan penguatan jaringan, bukan membangun sistem baru yang membutuhkan anggaran lebih besar.
“Apalagi di sana sudah ada tower. Daripada harus melakukan langkah lain seperti starlink yang memang biayanya lebih besar, lebih baik memaksimalkan yang sudah ada,” ujarnya.
Dedy menambahkan, penguatan sinyal sangat penting untuk mendukung sektor pariwisata.
Menurutnya, kenyamanan akses komunikasi dan internet menjadi kebutuhan utama wisatawan saat ini, baik untuk keperluan informasi, transaksi digital, maupun berbagi pengalaman selama berlibur.
“Tinggal bagaimana pemerintah daerah nanti dalam mewujudkan hal tersebut, agar tempat wisata itu membuat pengunjung tidak khawatir permasalahan signal. Apalagi memang tempat wisata seharusnya tidak memiliki masalah tersebut jika ingin ramai,” tambahnya.
Diharapkannya, pemerintah daerah dapat segera berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk penyedia layanan telekomunikasi, guna memastikan jaringan di empat kampung tersebut bisa diperkuat dalam waktu dekat.
Ia optimistis citra Maratua sebagai destinasi unggulan akan semakin meningkat ketika jaringan memadai.
“Kalau jaringan ada, promosi wisata dapat dilakukan secara digital, penguatan sinyal juga diyakini berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat setempat yang bergantung pada sektor pariwisata,” tandasnya. (Adv/ed*)
