HALOBERAU – Pembangunan sekolah filial tingkat SD di wilayah Lamin RT 12, Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, mendapat apresiasi dari kalangan legislatif.
Anggota DPRD Kabupaten Berau, Suharno, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Berau atas realisasi pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.
Menurutnya, kehadiran sekolah filial tersebut merupakan hasil perjuangan dan aspirasi masyarakat yang telah lama menginginkan akses pendidikan lebih dekat dengan lingkungan tempat tinggal mereka. Selama ini, sebagian anak di wilayah tersebut harus menempuh jarak cukup jauh untuk bersekolah di SD terdekat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Berau karena perjuangan kami di Lamin RT 12, Kampung Labanan Makmur, Teluk Bayur akhirnya terwujud dengan terbangunnya sekolah filial SD,” ujar Suharno.
Meski bangunan sekolah telah berdiri, ia mengungkapkan masih terdapat kendala yang perlu segera ditindaklanjuti, yakni keterbatasan tenaga pengajar. Menurutnya, keberadaan gedung sekolah harus diimbangi dengan ketersediaan guru agar proses belajar mengajar dapat berjalan optimal.
“Namun memang saat ini masih ada kekurangan guru. Karena itu, saya memohon kepada Dinas Pendidikan agar sekolah tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal pada tahun 2026 dengan pengalokasian guru di sana,” tegasnya.
Suharno menilai, penempatan guru menjadi langkah krusial agar sekolah filial tersebut tidak sekadar menjadi bangunan fisik tanpa aktivitas pembelajaran yang memadai. Ia berharap Dinas Pendidikan dapat memasukkan kebutuhan tenaga pendidik di sekolah tersebut dalam perencanaan dan penganggaran tahun mendatang.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan harus menjadi prioritas, terutama di wilayah yang tengah berkembang seperti Kampung Labanan Makmur. Akses pendidikan dasar yang mudah dijangkau dinilai sangat penting untuk menunjang kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Hal ini tidak lain untuk menunjang pendidikan masyarakat, terutama anak-anak kita yang nantinya akan bersekolah di SD tersebut. Jangan sampai fasilitas sudah ada, tetapi belum bisa dimanfaatkan secara optimal,” katanya.
Ia juga berharap adanya dukungan sarana dan prasarana penunjang lainnya agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung nyaman dan efektif.
“Kalau gurunya sudah terpenuhi begitupun dengan fasilitas, sekolah filial tersebut kami harapkan mampu menjadi solusi bagi pemerataan layanan pendidikan di Teluk Bayur,” tandasnya. (Adv/ed*)
