HALOBERAU, KUTIM – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan Sangatta Selatan di bawah Dinas Lingkungan Hidup Kutai Timur kini menampilkan wajah baru pelayanan kebersihan yang lebih profesional.
Di bawah kepemimpinan Arbain, pembenahan dilakukan tidak hanya dari sisi sistem kerja, tetapi juga penampilan dan disiplin petugas.
Beberapa tahun lalu, petugas kebersihan masih bekerja dengan perlengkapan seadanya, seragam tidak konsisten, alat kerja terbatas, dan perhatian terhadap keselamatan minim.
Arbain menilai hal ini mencerminkan kurangnya penghargaan terhadap profesi yang vital bagi masyarakat, kini, setiap petugas dilengkapi rompi reflektif, sarung tangan, sepatu kerja, dan seragam lengkap.
“Tampilan ini bukan sekadar simbol, tetapi juga mendorong rasa bangga, disiplin, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas di lapangan,” ujarnya, melalui sambungan telepon, Kamis (27/11/2025).
Selain aspek penampilan, Arbain menekankan pentingnya etos kerja tinggi sebagai fondasi layanan publik, dengan disiplin dan tanggung jawab, pelayanan kebersihan menjadi lebih tertata dan efektif, sekaligus meningkatkan citra petugas di mata warga.
Perubahan ini juga memengaruhi interaksi dengan masyarakat, warga kini lebih mudah mengenali petugas resmi, menumbuhkan rasa hormat, dan meningkatkan partisipasi komunitas dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan.
“Penampilan yang baik mencerminkan semangat kerja yang baik pula. Kami ingin petugas merasa dihargai dan bangga dengan tugasnya,” tambanya.
UPT Kebersihan Sangatta Selatan juga menekankan pembinaan internal berkelanjutan. Pelatihan dan pengarahan rutin dilakukan agar profesionalisme tidak berhenti di penampilan, tetapi tertanam dalam sikap dan tanggung jawab setiap individu.
“Kami ingin profesionalisme tumbuh dari hati, bukan sekadar terlihat di luar. Setiap langkah petugas adalah wujud pengabdian nyata untuk lingkungan,” tutupnya.
Dengan transformasi ini, UPT Kebersihan Sangatta Selatan membuktikan bahwa pekerjaan kebersihan bukan hanya soal mengangkut sampah, melainkan bentuk pelayanan publik yang bermartabat dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan bersih.(ADV)
