Tidak Jalan Sendiri, Penanganan Stunting Kaliorang Libatkan Tiga Perusahaan Besar

Berita

HALOBERAU, KUTIM – Pemerintah Kecamatan Kaliorang menegaskan bahwa upaya penanganan stunting dilakukan secara kolaboratif dan tidak dikerjakan sendirian, untuk memperkuat intervensi kesehatan dan gizi, pemerintah menggandeng tiga perusahaan besar yang beroperasi di wilayah tersebut.

Ketiga perusahaan tersebut yaitu PT Indexim, PT KPP dan PT Unggul Dinamika Utama. Kolaborasi ini membuat program penanganan stunting berjalan lebih stabil dan merata, terutama bagi keluarga yang membutuhkan intervensi tambahan.

Bantuan yang diberikan perusahaan tidak hanya berupa pemberian sembako, tetapi juga layanan kesehatan rutin seperti pemeriksaan balita, pemberian makanan tambahan, serta edukasi gizi kepada orang tua.

Camat Kaliorang H. Rusnomo mengapresiasi kontribusi sektor swasta dalam mendukung program pemerintah.

“Kami tidak menangani stunting sendiri, kolaborasi perusahaan sangat membantu memperkuat pelayanan bagi masyarakat, terutama yang berada dalam risiko stunting,” kata Rusnomo.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi bagian dari pendekatan jangka panjang.

Program pendampingan gizi juga dilakukan melalui pelibatan kader posyandu dan tenaga kesehatan desa dalam pengumpulan data perkembangan balita.

Pemetaan berbasis data memastikan setiap intervensi tepat sasaran.

“Kita ingin memastikan keluarga mendapatkan pendampingan berkelanjutan serta kolaborasi ini harus terus dijaga agar program stunting benar-benar memberikan dampak nyata,” ungkapnya.

Dengan sinergi pemerintah, tenaga kesehatan, desa, dan perusahaan, Pemerintah Kecamatan Kaliorang optimistis angka stunting dapat terus menurun dan kualitas kesehatan masyarakat meningkat di masa mendatang.(ADV)