Simbol Harmoni di Tanah Kutim: Bupati Ardiansyah Resmikan Peletakan Batu Pertama Gereja Toraja Prima

Berita

HALOBERAU, KUTIM – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, kembali menegaskan pentingnya merawat keberagaman saat menghadiri seremoni peletakan batu pertama pembangunan Gereja Toraja Jemaat Prima Sangatta, Kamis sore (13/11/2025).

Acara yang berlangsung di Jalan Pongtiku No. 1 itu dihadiri oleh tokoh agama, unsur pemerintah daerah, para pemuka masyarakat, dan ratusan jemaat yang memenuhi lokasi peresmian.

Rumah ibadah yang akan dibangun tersebut dirancang sebagai pusat kegiatan rohani jemaat Toraja di Sangatta dan berada di lokasi yang strategis, gereja berukuran 45 x 36 meter ini ditargetkan mampu menampung sekitar 2.200 orang dan diperkirakan rampung dalam tiga tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menggarisbawahi bahwa keberagaman adalah fondasi utama dalam membangun Kutai Timur.

Ia menilai keharmonisan antarumat beragama telah menjadi kekuatan besar yang menopang laju pembangunan daerah.

“Keberagaman tidak pernah menjadi sekat, justru itulah energi yang menyatukan kita. Kutai Timur tumbuh karena masyarakatnya hidup rukun, dan pembangunan gereja ini adalah bukti nyata dari nilai tersebut,” ujar Ardiansyah.

Ia juga memberikan penghargaan atas kesungguhan jemaat dan panitia yang secara swadaya menggalang dana demi terwujudnya rumah ibadah baru tersebut.

Menurutnya, keterlibatan langsung warga adalah cermin bahwa pembangunan dapat bergerak cepat ketika masyarakat memiliki komitmen yang sama.

“Pemerintah hadir memberikan dukungan, tetapi inisiatif warga lah yang membuat pembangunan semakin kuat. Kebersamaan seperti inilah yang harus terus dijaga,” tambahnya.

Prosesi peletakan batu pertama dipimpin langsung oleh Bupati, kemudian dilanjutkan oleh jajaran pemerintah daerah.

Suasana penuh sukacita terlihat saat jemaat turut meletakkan batu secara bergiliran sebagai simbol persatuan dalam membangun tempat ibadah mereka.

Pembangunan gereja ini diharapkan menjadi sarana mempererat hubungan antarumat beragama sekaligus memperkuat kehidupan rohani masyarakat Sangatta.(ADV)