HALOBERAU, KUTIM – Harapan warga Dusun Airport dan Teluk Lombok untuk merasakan terang di malam hari masih menggantung, meski semangat mereka belum padam.
Berada di dalam kawasan hutan Taman Nasional Kutai (TNK), kedua dusun tersebut sampai kini belum terjangkau layanan listrik PLN. Plt. Camat Sangatta Selatan, Rusmiati SE, terus mengupayakan agar proses perizinan pembangunan jaringan listrik segera memperoleh lampu hijau dari pemerintah pusat.
Rusmiati menjelaskan bahwa kebutuhan listrik di dua dusun itu sudah menjadi permintaan mendesak masyarakat.
Namun, karena rencana penarikan jaringan melintasi kawasan konservasi TNK, proyek tersebut wajib memperoleh izin khusus, sehingga proses administrasinya tidak dapat diselesaikan secara cepat.
“Kami sudah mengajukan dan mengikuti seluruh prosedurnya. Saat ini kita hanya menunggu persetujuan dari Kementerian Kehutanan agar pemasangan jaringan bisa dimulai,” terang Rusmiati, Rabu (12/11/2025).
Untuk memastikan pembangunan tidak menyalahi aturan konservasi, pihak kecamatan bersama PLN Bontang dan PLN Provinsi Kaltim telah menyiapkan nota kesepahaman dengan Balai TNK.
Langkah ini dianggap sebagai pendekatan terbaik agar pembangunan tetap selaras dengan kebijakan pelestarian lingkungan.
Menurutnya, keterbatasan listrik bukan hanya membuat malam menjadi gelap, tetapi juga menghambat roda perekonomian warga.
Banyak usaha kecil yang tidak dapat berkembang, mulai dari penggilingan hasil pertanian hingga usaha kuliner yang membutuhkan daya listrik untuk berproduksi.
“Begitu listrik masuk, aktivitas ekonomi langsung bergerak. Anak-anak bisa belajar dengan nyaman, pelaku UMKM bisa memulai usaha baru, dan seluruh aspek kehidupan masyarakat akan meningkat,” jelasnya.
Meski perizinan belum selesai, Rusmiati menegaskan bahwa proses advokasi tidak akan berhenti. Ia berharap semua pihak ikut mendorong agar pembangunan jaringan listrik tidak terhambat hanya karena proses administrasi yang panjang.
“Ini lebih dari sekadar menghadirkan listrik. Ini tentang memberi kesempatan baru bagi masyarakat untuk berkembang,” tutupnya.(ADV)
